Kisah Polisi di Wonosobo Antar-Jemput Siswa SD Gratis Selama 5 Tahun

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bhabinkamtibmas Desa Damarkasian, Kecamatan Kertek, Kabuoaten Wonosobo, Bripka Fendi Teribowo lebih dulu mengantar anak-anak SD Negeri Damarkasian ke sekolah sebelum berangkat bertugas di kepolisian.

i

Bhabinkamtibmas Desa Damarkasian, Kecamatan Kertek, Kabuoaten Wonosobo, Bripka Fendi Teribowo lebih dulu mengantar anak-anak SD Negeri Damarkasian ke sekolah sebelum berangkat bertugas di kepolisian.

Layanan Antar Jemput Sangat Membantu Pihak Sekolah

​Sementara itu, Kepala SD Negeri Damarkasian, Suharti, mengatakan layanan antar-jemput gratis itu sangat membantu sekolah. Menurutnya, siswa dari Dusun Kaliurip menjadi kelompok yang paling merasakan manfaat karena selama ini tidak memiliki akses transportasi menuju sekolah.

​”Yang anak-anak dari Dusun Kaliurip itu perlu angkutan untuk datang dan pulang ke sekolah. Sedangkan di jalan di sini tidak ada angkutan umum. Sehingga dari Bhabinkamtibmas memberikan bantuan berupa angkutan untuk antar jemput putra-putri kami yang dari Kaliurip. Ini sungguh sangat membantu kami. Alhamdulillah Pak Babinnya dengan suka rela dengan beliau sendiri,” kata Suharti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Suharti mengatakan seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma. Orang tua siswa tidak pernah diminta membayar biaya transportasi, padahal sebagian besar dari mereka bekerja sebagai petani dan tidak memiliki waktu untuk menjemput anak sepulang sekolah.

​Menurutnya, keberadaan kendaraan antar-jemput juga memberi rasa aman bagi siswa, terutama saat hujan atau terik matahari. Sebelum ada program tersebut, banyak anak harus berjalan kaki cukup jauh setiap hari.

​”Jadi tanpa meminta biaya dari kami, jadi gratis. Ini anak-anak diberikan angkutan secara gratis. Gratis, ditolong, tidak diminta. Kalau pulang sekolah utamanya itu siang hari kalau hujan atau panas itu sangat kasihan. Dan antar jemput dari orang tua juga kurang. Jadi orang tua sibuk di sawahnya, jadi tidak punya kesempatan untuk menjemput,” ujarnya.

​Suharti berharap program yang dijalankan Bripka Fendi dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa yang terbantu dan bisa berangkat ke sekolah dengan aman setiap hari.

Baca Juga:  Operasi Pasar di Berbagai Titik, Dinkes Wonosobo Temukan Puluhan Pangan Berbahaya

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah Sesuai AD/ART, Musda XI Golkar Wonosobo Kukuhkan Imam Teguh Jadi Ketua
Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:55 WIB

Sah Sesuai AD/ART, Musda XI Golkar Wonosobo Kukuhkan Imam Teguh Jadi Ketua

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Berita Terbaru