Layanan Antar Jemput Sangat Membantu Pihak Sekolah
Sementara itu, Kepala SD Negeri Damarkasian, Suharti, mengatakan layanan antar-jemput gratis itu sangat membantu sekolah. Menurutnya, siswa dari Dusun Kaliurip menjadi kelompok yang paling merasakan manfaat karena selama ini tidak memiliki akses transportasi menuju sekolah.
”Yang anak-anak dari Dusun Kaliurip itu perlu angkutan untuk datang dan pulang ke sekolah. Sedangkan di jalan di sini tidak ada angkutan umum. Sehingga dari Bhabinkamtibmas memberikan bantuan berupa angkutan untuk antar jemput putra-putri kami yang dari Kaliurip. Ini sungguh sangat membantu kami. Alhamdulillah Pak Babinnya dengan suka rela dengan beliau sendiri,” kata Suharti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suharti mengatakan seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma. Orang tua siswa tidak pernah diminta membayar biaya transportasi, padahal sebagian besar dari mereka bekerja sebagai petani dan tidak memiliki waktu untuk menjemput anak sepulang sekolah.
Menurutnya, keberadaan kendaraan antar-jemput juga memberi rasa aman bagi siswa, terutama saat hujan atau terik matahari. Sebelum ada program tersebut, banyak anak harus berjalan kaki cukup jauh setiap hari.
”Jadi tanpa meminta biaya dari kami, jadi gratis. Ini anak-anak diberikan angkutan secara gratis. Gratis, ditolong, tidak diminta. Kalau pulang sekolah utamanya itu siang hari kalau hujan atau panas itu sangat kasihan. Dan antar jemput dari orang tua juga kurang. Jadi orang tua sibuk di sawahnya, jadi tidak punya kesempatan untuk menjemput,” ujarnya.
Suharti berharap program yang dijalankan Bripka Fendi dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa yang terbantu dan bisa berangkat ke sekolah dengan aman setiap hari.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











