14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Wonosobo, Bale Guna Gaungkan Nilai Kebangsaan Lewat Budaya

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigit juga menekankan pentingnya membangun kesadaran diri, kejujuran, dan kemampuan mengendalikan hawa nafsu sebagai bagian dari pengamalan nilai Pancasila. Menurutnya, kemerdekaan sejati tidak hanya berarti bebas dari penjajahan fisik, tetapi juga bebas dari egoisme, keserakahan, dan kepentingan sempit.

Sementara itu, Pendiri Komunitas Bale Guna sekaligus Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Wonosobo, Eka Gunadi, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keprihatinan terhadap kondisi sosial saat ini ketika Pancasila kerap hanya hadir sebagai slogan tanpa diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Ini adalah refleksi dari teman-teman Bale Guna atas keprihatinan kondisi saat ini. Pancasila jangan hanya menjadi idiom-idiom, tetapi harus hidup dalam perilaku. Seni menjadi salah satu cara untuk menyampaikan nilai-nilai itu secara halus dan menyentuh,” katanya.

Baca Juga:  Motor Wisatawan Raib di Dieng, Pelaku Dibekuk 5 Jam Setelah Laporan

Eka menilai konsistensi Kiai Kanjeng selama puluhan tahun membuktikan kesenian mampu menjadi media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan moral, kemanusiaan, dan kebangsaan. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai sarana refleksi diri, bukan alat untuk menyalahkan pihak lain.

“Pancasila harus menjadi pusaka. Bukan pedang untuk menghantam orang lain, tetapi pusaka untuk mengiris dada kita sendiri, merefleksikan diri kita sendiri. Jangan sibuk mencari kesalahan orang lain, tetapi bertanya apa kontribusi dan tanggung jawab kita terhadap keadaan bangsa hari ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Belum Bersurat ke Provinsi, Plt Ketua Tegaskan Musda Golkar Wonosobo Ilegal dan Langgar Aturan Partai

Menurut Eka, berbagai persoalan bangsa harus menjadi momentum membangun kesadaran kolektif. Ia menegaskan Pancasila bukan sekadar warisan masa lalu yang diperingati setiap tahun, tetapi kompas moral untuk menghadapi tantangan masa depan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pertunjukan seni budaya dari seniman lokal dan penampilan Kiai Kanjeng yang menghadirkan pesan kebangsaan, spiritualitas, serta persatuan di tengah masyarakat.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan
Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:53 WIB

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berita Terbaru