14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Sultan HB II Dikebut, Wonosobo Gelar Audiensi Bersama Trah Sultan

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar audiensi bersama Trah Sultan HB II, akademisi, hingga perwakilan Keraton Yogyakarta di Ruang Perundingan Setda Wonosobo, Rabu (6/5/2026).

i

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar audiensi bersama Trah Sultan HB II, akademisi, hingga perwakilan Keraton Yogyakarta di Ruang Perundingan Setda Wonosobo, Rabu (6/5/2026).

Keraton Yogyakarta juga menyatakan siap membantu proses pengusulan. Salah satunya dengan membuka arsip internal keraton untuk pendataan garis keturunan Sultan HB II dan penelusuran situs sejarah yang berkaitan dengan perjuangan sang sultan.

“Salah satu yang dibutuhkan adalah membuka arsip Keraton Yogyakarta untuk mendata nama-nama keturunan Sultan HB II guna melengkapi persyaratan administrasi. Selain itu, situs-situs terkait juga akan diteliti lagi,” jelas Romo Artha.

Baca Juga:  Aturan Balon Udara Lebaran di Wonosobo, Wajib Ditambatkan dan Tanpa Mercon

Romo Artha turut mengungkap keterkaitan historis Sultan HB II dengan wilayah Wonosobo. Menurutnya, Sultan HB II lahir di lereng Gunung Sindoro dan memiliki strategi pertahanan yang melibatkan prajurit perempuan dari kawasan Muntilan hingga Wonosobo.

Sementara itu, Ketua Yayasan Vassati Socaning Lokika sekaligus perwakilan Trah Sultan HB II, Fajar Bagoes Poetranto, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak mulai dari Keraton Yogyakarta, akademisi, budayawan, hingga komunitas masyarakat sipil.

Baca Juga:  Operasi Lilin Candi 2025, Polres Wonosobo Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Terminal Mendolo

“Keberanian beliau memuncak pada peristiwa Geger Sepehi tahun 1812, di mana beliau memilih untuk mempertahankan kedaulatan keraton meski harus menghadapi gempuran artileri berat pasukan Inggris,” ungkap Fajar.

Menurutnya, sikap pantang menyerah Sultan HB II menjadi dasar kuat pengusulan gelar Pahlawan Nasional. Nilai perjuangan itu dinilai sebagai bentuk konsistensi dalam menjaga marwah bangsa dari penjajahan asing.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan
Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:53 WIB

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berita Terbaru