Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Sultan HB II Dikebut, Wonosobo Gelar Audiensi Bersama Trah Sultan

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar audiensi bersama Trah Sultan HB II, akademisi, hingga perwakilan Keraton Yogyakarta di Ruang Perundingan Setda Wonosobo, Rabu (6/5/2026).

i

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar audiensi bersama Trah Sultan HB II, akademisi, hingga perwakilan Keraton Yogyakarta di Ruang Perundingan Setda Wonosobo, Rabu (6/5/2026).

Keraton Yogyakarta juga menyatakan siap membantu proses pengusulan. Salah satunya dengan membuka arsip internal keraton untuk pendataan garis keturunan Sultan HB II dan penelusuran situs sejarah yang berkaitan dengan perjuangan sang sultan.

“Salah satu yang dibutuhkan adalah membuka arsip Keraton Yogyakarta untuk mendata nama-nama keturunan Sultan HB II guna melengkapi persyaratan administrasi. Selain itu, situs-situs terkait juga akan diteliti lagi,” jelas Romo Artha.

Baca Juga:  Aturan Balon Udara Lebaran di Wonosobo, Wajib Ditambatkan dan Tanpa Mercon

Romo Artha turut mengungkap keterkaitan historis Sultan HB II dengan wilayah Wonosobo. Menurutnya, Sultan HB II lahir di lereng Gunung Sindoro dan memiliki strategi pertahanan yang melibatkan prajurit perempuan dari kawasan Muntilan hingga Wonosobo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ketua Yayasan Vassati Socaning Lokika sekaligus perwakilan Trah Sultan HB II, Fajar Bagoes Poetranto, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak mulai dari Keraton Yogyakarta, akademisi, budayawan, hingga komunitas masyarakat sipil.

Baca Juga:  Operasi Lilin Candi 2025, Polres Wonosobo Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Terminal Mendolo

“Keberanian beliau memuncak pada peristiwa Geger Sepehi tahun 1812, di mana beliau memilih untuk mempertahankan kedaulatan keraton meski harus menghadapi gempuran artileri berat pasukan Inggris,” ungkap Fajar.

Menurutnya, sikap pantang menyerah Sultan HB II menjadi dasar kuat pengusulan gelar Pahlawan Nasional. Nilai perjuangan itu dinilai sebagai bentuk konsistensi dalam menjaga marwah bangsa dari penjajahan asing.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Wonosobo, Bale Guna Gaungkan Nilai Kebangsaan Lewat Budaya
Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan
Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap
Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng
PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir
Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden
Hemat Energi! Belasan Keluarga di Wonosobo Gunakan Sumber Energi Mandiri Sejak 1955
Hidupkan Sektor Wisata, Wisata Bukit Sembrani Watumalang Siap Jadi Magnet Baru

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:54 WIB

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Wonosobo, Bale Guna Gaungkan Nilai Kebangsaan Lewat Budaya

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:07 WIB

Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap

Senin, 18 Mei 2026 - 15:59 WIB

Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:39 WIB

PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir

Berita Terbaru