Pemkab Wonosobo Tahan Penerapan WFH, Tunggu Aturan Pusat dan Fokus Kinerja ASN

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo belum mengambil langkah terkait penerapan work from home (WFH) maupun work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hingga kini, kebijakan itu masih sebatas wacana.

Kepala BKD Wonosobo, Iwan Widayano, mengatakan belum ada keputusan resmi dari pemerintah daerah.

“Sampai saat ini kita belum WFH ataupun WFA,” kata Iwan kepada diengpost.com, Selasa (31/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, penerapan sistem kerja fleksibel tidak bisa dilakukan secara menyeluruh. Terutama bagi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.

“Misal kalau perangkat daerah pelayanan kan juga tidak mungkin,” ujarnya.

Menurut Iwan, Pemkab Wonosobo masih menunggu arahan dari pemerintah pusat sebelum menentukan kebijakan. Regulasi dari kementerian menjadi acuan utama.

“Surat Edaran itu kan nanti harus ada, melihat SE-nya Kemendagri, kemudian KemenPAN-RB juga seperti apa,” jelasnya.

Baca Juga:  Tinjau Natal 2025, Bupati Afif Jamin Perayaan Berjalan Aman

Dari hasil koordinasi di tingkat provinsi, kata dia, sebagian besar daerah di Jawa Tengah juga belum menerapkan WFH maupun WFA.

Meski begitu, peluang penerapan tetap terbuka. Namun harus disertai sistem pengukuran kinerja yang jelas.

“Kalaupun memungkinkan ya harus dengan rumusan,” ujarnya.

Ia menambahkan, fleksibilitas kerja tidak boleh mengabaikan akuntabilitas kinerja ASN.

“Laporan kinerja harianya kan juga harus bisa disampaikan,” tambahnya.

Pengalaman saat pandemi Covid-19 juga menjadi catatan. Tidak semua pekerjaan bisa dilakukan dari rumah.

“Misalnya dulu pas saya di Inspektorat, ada saat melakukan audit pemeriksaan, itu kan ngga mungkin kalau dilakukan dari rumah,” jelasnya.

Namun, untuk pekerjaan administratif, skema kerja fleksibel masih dinilai memungkinkan.

Di sisi lain, isu efisiensi anggaran tidak berdampak pada pengurangan ASN. Pemkab memastikan belum ada rencana ke arah tersebut.

Baca Juga:  1.917 Honorer Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu, Pemkab Wonosobo Dorong Layanan Publik Lebih Kuat

“Sampai saat ini si di Wonosobo belum ada semacam itu,” tegasnya.

Menurutnya, langkah yang lebih realistis adalah evaluasi kinerja pegawai.

Sementara itu, wacana penghematan energi seperti bersepeda atau berjalan kaki ke kantor dinilai belum sepenuhnya cocok dengan kondisi daerah.

“Ya saya pribadi si tidak masalah. Tapi memang budaya kita jalan kaki dan naik sepeda kan masih sangat kurang ya,” kata Iwan.

Keterbatasan transportasi umum juga menjadi kendala.

“Moda transportasi kita kendaraan umum itu kan masih minim juga,” lanjutnya.

Pasca libur Lebaran, aktivitas ASN di lingkungan Pemkab Wonosobo tetap berjalan normal. Mayoritas pegawai kembali masuk kerja dan menjalankan tugas seperti biasa.

“Ada beberapa yang ambil cuti, seajuh ini Wonosobo aman di sisi kedisiplinan masih bagus,” pungkasnya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru