DPRD Tekankan RKPD 2027 Wonosobo Fokus Dampak Nyata bagi Masyarakat

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Wonosobo, Mugi Sugeng..

i

Wakil Ketua DPRD Wonosobo, Mugi Sugeng..

WONOSOBO, DiengPost.com – DPRD Kabupaten Wonosobo menegaskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tidak boleh disusun sekadar sebagai dokumen administratif. Perencanaan pembangunan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Wakil Ketua DPRD, Mugi Sugeng menilai Wonosobo masih menghadapi persoalan kemiskinan, pendidikan yang belum merata, keterbatasan lapangan kerja, serta kesenjangan pembangunan antarwilayah.

“RKPD 2027 harus menjadi instrumen perubahan, bukan rutinitas tahunan yang tidak dirasakan rakyat,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut tema pembangunan Kabupaten Wonosobo Tahun 2027, yakni Modernisasi dan Hilirisasi Pertanian serta Transformasi Pariwisata Berkelanjutan, sebagai pilihan strategis dan politis. Tema tersebut dirumuskan dalam RPJMD sebagai turunan visi-misi Bupati Afif-Husein.

Mugi menilai tema itu juga telah selaras dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan RPJMN. Keselarasan ini penting untuk menjaga sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah.

Baca Juga:  Pendataan Tambang Diperketat, Pemkab Wonosobo Bidik Potensi Pajak Rp6 Miliar Dari Galian C

“Pertanian dan pariwisata adalah denyut nadi ekonomi rakyat Wonosobo, sehingga kebijakannya harus membuat petani naik kelas,” ujar Mugi.

Ia menekankan modernisasi pertanian tidak cukup berhenti pada peningkatan produksi. Hilirisasi harus menyentuh pengolahan, pengemasan, pemasaran, serta penguatan kelembagaan ekonomi petani dan desa.

Baca Juga:  Siapkan Mesin Politik di Daerah, PKB Gencarkan Pendidikan Kader Penggerak Bangsa
Selain itu, Ia menyoroti keterbatasan fiskal daerah. Mengacu UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, pada 2027 belanja pegawai dibatasi maksimal 30 persen dan belanja infrastruktur ditargetkan 40 persen, sementara ruang fiskal Wonosobo dinilai masih sempit.“PAD Wonosobo masih di bawah 20 persen dari APBD dan ketergantungan pada dana transfer pusat masih tinggi, sehingga Pemda harus mencari terobosan konkret dan berkelanjutan,” katanya.Ia mengapresiasi langkah Pemda dalam meningkatkan PAD, seperti penanganan pajak galian C, pemutakhiran data PBB-P2, serta penertiban perizinan home penginapan. DPRD berharap kebijakan tersebut diperkuat berbasis kajian agar RKPD 2027 benar-benar berdampak bagi kesejahteraan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan
Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap
Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng
PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir
Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden
Hemat Energi! Belasan Keluarga di Wonosobo Gunakan Sumber Energi Mandiri Sejak 1955
Hidupkan Sektor Wisata, Wisata Bukit Sembrani Watumalang Siap Jadi Magnet Baru
Bantah Isu Ilegal, Kuasa Hukum Sebut Legalitas Musda Golkar Wonosobo Manifestasi Instruksi Partai
Tag :

Berita Terbaru

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:07 WIB

Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap

Senin, 18 Mei 2026 - 15:59 WIB

Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:39 WIB

PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:57 WIB

Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo meraih penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 .

Wonosobo

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:08 WIB

Sebanyak 200 bibit pohon damar kembali disiapkan untuk ditanam di kawasan Dusun Cengklok, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar.

Wonosobo

Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:07 WIB

Penyerahan berkas susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo periode 2026–2030 ke Kantor DPD I Partai Golkar Jawa Tengah di Semarang.

Wonosobo

Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng

Senin, 18 Mei 2026 - 15:59 WIB

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Aji, Muchammad Sjahid.

Wonosobo

PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:39 WIB

Sapi jumbo milik peternak asal Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto.

Wonosobo

Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:57 WIB