PSIW juga melakukan pembenahan tim. Sejumlah pemain pilar dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning dan kartu merah. Manajemen pun menyiapkan opsi penambahan pemain untuk sektor depan.
“Kami selaku Manajer Tim PSIW juga memohon maaf kepada seluruh pendukung PSIW dan masyarakat Wonosobo. Sebab main di kandang sendiri menghadapi Persitema tempo hari, tim PSIW tidak bisa mencuri poin penuh,” ucapnya.
Hamal mengakui PSIW sebenarnya tampil dominan saat bermain di kandang. Namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tentunya kami akan melakukan evaluasi di lini serang. Semua permainan PSIW sudah kami evaluasi. Kami akan tambah pemain untuk menggedor di lini depan. PSIW tetap masih ada peluang untuk bisa lolos di babak berikutnya,” tegas dia.
Sementara itu, Pelatih PSIW Hafiz Fajri Al-Mubarok menilai timnya mampu menguasai permainan, terutama di babak pertama.
“Tapi di babak kedua banyak pemain yang kehilangan tenaga dan kurang konsentrasi sehingga membuat situasi tim menjadi lebih sulit. Performa timnya di babak kedua memang belum maksimal. Permainan PSIW tidak berkembang seperti yang diharapkan,” keluhnya.
Menghadapi tekanan laga tandang, Hafiz menekankan disiplin tinggi bagi seluruh pemain. Meski tampil pincang tanpa beberapa pemain inti, PSIW diminta tampil habis-habisan demi kemenangan di laga terakhir grup.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











