DLH juga telah mengembangkan hanggar pengolahan sampah di TPA Wonorejo sebagai laboratorium pengolahan, termasuk budidaya maggot dan pengomposan. Target ke depan adalah peningkatan kapasitas hingga 50–100 ton per hari.
Ketua Baznas Wonosobo, H. Priyo Purwanto, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari zakat ASN melalui program Wonosobo Sehat.
“Kali ini kami menyalurkan bantuan khusus untuk pemulung, berupa sembako dan perlengkapan kesehatan seperti masker,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui sinergi antara Pemkab, DLH, dan Baznas, pengelolaan sampah di Wonosobo diharapkan semakin terarah, berkelanjutan, dan tetap memperhatikan aspek sosial serta kesehatan para pelaku di lapangan.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Prokopim Wonosobo
Halaman : 1 2

















