“Truk pertama menabrak kendaraan yang sedang berhenti di SPBU Madukoro, lalu terus melaju menabrak mobil dari arah berlawanan hingga akhirnya menghantam rumah warga dan sejumlah sepeda motor,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia, yakni pengemudi truk tronton berinisial N (64), warga Kabupaten Magelang, serta pengendara sepeda motor berinisial K (60), warga Kabupaten Wonosobo.
Sementara empat korban lainnya berinisial S (62) mengalami cedera kepala, S.A.H (32), J.A.R (3), dan R dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kecelakaan tersebut menambah catatan panjang insiden lalu lintas di jalur Wonosobo-Parakan yang selama ini dikenal rawan, khususnya bagi kendaraan angkutan barang bermuatan berat.
Di akhir tahun 2025, peristiwa ini kembali menjadi pengingat tingginya risiko keselamatan di jalur tengkorak tersebut, terlebih saat cuaca hujan dan kondisi jalan padat kendaraan.
Polisi mengimbau para pengemudi, terutama kendaraan besar, agar tidak memaksakan perjalanan dan selalu memastikan kondisi kendaraan laik jalan demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa.
Editor : A. Nandar

















