“Ini PR juga bagi kita, tapi menarik. Sesekali kita perlu membuat acara yang juga mengundang para orang tua untuk mengikuti kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Afif menyoroti pentingnya komunikasi dua arah antara pendidik dan orang tua, termasuk soal implementasi parenting. Ia juga menyinggung fenomena ketakutan guru saat mendisiplinkan siswa.
“Guru sekarang sering diliputi ketakutan, seolah sedikit mengubah sikap keras dengan anak bisa dianggap kesalahan besar. Ini perlu kita tata bersama,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan bahwa ruang dialog yang lebih luas harus dibangun agar guru dan wali murid memiliki pemahaman yang sama mengenai etika dan batasan dalam mendidik anak.
“Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan berkomitmen mendukung upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan seimbang antara hak dan kewajiban guru maupun siswa”, pungkasnya.
Acara ditutup dengan dialog interaktif yang disambut antusias para guru. PGRI berharap momentum ini memperkuat kolaborasi pendidikan di Wonosobo menuju generasi emas Indonesia.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















