WONOSOBO, DiengPost.com – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menyoroti maraknya kasus judi online dan meningkatnya tindak kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di berbagai daerah. Dua persoalan tersebut menjadi perhatian serius Komisi III DPR RI dan akan menjadi fokus pengawasan ke depan.
Hal itu disampaikan Abdullah saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Wonokromo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (4/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah kinerja DPR RI, khususnya di Komisi III yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Menurut Abdullah, salah satu fungsi utama DPR RI adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan hukum dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui fungsi tersebut, DPR berupaya memastikan setiap kasus yang muncul mendapatkan penanganan yang tepat dan berpihak kepada keadilan.
”Kami di Komisi III fokus pada berbagai persoalan hukum yang menjadi perhatian publik. Saat ini, yang banyak kami soroti adalah judi online dan tindak kekerasan terhadap perempuan yang belakangan semakin sering terjadi,” ujarnya.
Ia mengaku prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan yang mencuat ke publik. Bahkan, ia secara tegas mengutuk setiap bentuk kekerasan dan kejahatan seksual yang menyasar perempuan maupun kelompok rentan lainnya.
Abdullah menilai pelaku kekerasan seksual harus mendapat hukuman tegas agar memberikan efek jera dan mencegah kasus serupa terus berulang. Menurutnya, negara tidak boleh memberikan ruang terhadap berbagai bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan dan martabat perempuan.
”Saya secara pribadi sangat mengutuk tindakan-tindakan seperti itu. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas. Jangan sampai pelaku terus mengulangi perbuatannya dan korban semakin bertambah,” katanya.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











