Petani Wonosobo Terancam Gagal Panen Imbas Harga Plastik Mulsa Naik Dua Kali Lipat

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani sayur di Wonosobo sedang memeriksa plastik mulsa di lahan pertaniannya.

i

Petani sayur di Wonosobo sedang memeriksa plastik mulsa di lahan pertaniannya.

WONOSOBO, DiengPost.com – Harga plastik mulsa yang melonjak hingga dua kali lipat membuat petani sayur di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kian tertekan. Kenaikan ini langsung berdampak pada biaya produksi yang membengkak.

Kondisi tersebut memaksa petani tetap menggunakan plastik lama yang sudah tidak layak pakai. Situasi ini dikhawatirkan memperburuk kualitas tanaman dan meningkatkan risiko gagal panen.

“Kalau dulu satu rol plastik mulsa sekitar Rp500 ribu, sekarang sudah sampai Rp1 juta per rol,” kata Muhlisin, petani sayur di Desa Tlogo, Kecamatan Garung, Senin (4/5/2026).

Kenaikan harga sarana produksi pertanian, khususnya plastik mulsa, kini menjadi beban berat bagi petani sayur di wilayah lereng. Mereka harus menyesuaikan biaya tanam dengan kondisi pasar yang tidak menentu.

Tingginya Harga Plastik Membuat Perhitungan Modal Semakin Berat

Muhlisin saat ini tengah mengolah lahan seluas 5.000 meter persegi untuk ditanami berbagai jenis sayuran. Namun, tingginya harga plastik membuat perhitungan modal menjadi semakin berat.

Baca Juga:  Insiden Petasan Meledak di Kertek Wonosobo, Seorang Remaja Mengalami Luka Bakar Serius

“Saya tetap harus tanam, tapi ya terpaksa pakai plastik lama yang sudah rusak,” ujarnya.

Karena keterbatasan biaya, ia tidak mampu membeli plastik mulsa baru. Ia memilih menggunakan kembali mulsa lama meski kondisinya sudah bolong dan tidak optimal.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Wonosobo, Bale Guna Gaungkan Nilai Kebangsaan Lewat Budaya
Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan
Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap
Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng
PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir
Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden
Hemat Energi! Belasan Keluarga di Wonosobo Gunakan Sumber Energi Mandiri Sejak 1955
Hidupkan Sektor Wisata, Wisata Bukit Sembrani Watumalang Siap Jadi Magnet Baru

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:54 WIB

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Wonosobo, Bale Guna Gaungkan Nilai Kebangsaan Lewat Budaya

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:07 WIB

Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap

Senin, 18 Mei 2026 - 15:59 WIB

Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:39 WIB

PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir

Berita Terbaru