14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Petani Wonosobo Terancam Gagal Panen Imbas Harga Plastik Mulsa Naik Dua Kali Lipat

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani sayur di Wonosobo sedang memeriksa plastik mulsa di lahan pertaniannya.

i

Petani sayur di Wonosobo sedang memeriksa plastik mulsa di lahan pertaniannya.

WONOSOBO, DiengPost.com – Harga plastik mulsa yang melonjak hingga dua kali lipat membuat petani sayur di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kian tertekan. Kenaikan ini langsung berdampak pada biaya produksi yang membengkak.

Kondisi tersebut memaksa petani tetap menggunakan plastik lama yang sudah tidak layak pakai. Situasi ini dikhawatirkan memperburuk kualitas tanaman dan meningkatkan risiko gagal panen.

“Kalau dulu satu rol plastik mulsa sekitar Rp500 ribu, sekarang sudah sampai Rp1 juta per rol,” kata Muhlisin, petani sayur di Desa Tlogo, Kecamatan Garung, Senin (4/5/2026).

Baca Juga:  Tanah Letter C Disertifikatkan Jadi Hak Pakai Desa, Ahli Waris Gugat Pemdes Jebengplampitan Wonosobo

Kenaikan harga sarana produksi pertanian, khususnya plastik mulsa, kini menjadi beban berat bagi petani sayur di wilayah lereng. Mereka harus menyesuaikan biaya tanam dengan kondisi pasar yang tidak menentu.

Tingginya Harga Plastik Membuat Perhitungan Modal Semakin Berat

Muhlisin saat ini tengah mengolah lahan seluas 5.000 meter persegi untuk ditanami berbagai jenis sayuran. Namun, tingginya harga plastik membuat perhitungan modal menjadi semakin berat.

Baca Juga:  Pemkab Gelar Sosialisasi Cukai dan Ekspor, UMKM Wonosobo Siap Go Global

“Saya tetap harus tanam, tapi ya terpaksa pakai plastik lama yang sudah rusak,” ujarnya.

Karena keterbatasan biaya, ia tidak mampu membeli plastik mulsa baru. Ia memilih menggunakan kembali mulsa lama meski kondisinya sudah bolong dan tidak optimal.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan
Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:53 WIB

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berita Terbaru