Dongkrak Pendapatan Daerah, DPRD Wonosobo Dorong Digitalisasi Pajak

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Wonosobo Mugi Sugeng.

i

Wakil Ketua DPRD Wonosobo Mugi Sugeng.

WONOSOBO, DiengPost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kini tengah mengambil langkah serius agar DPRD Wonosobo dorong digitalisasi sistem perpajakan daerah sebagai solusi utama meningkatkan kemandirian fiskal.

Upaya tersebut muncul setelah legislatif merampungkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025. Meski capaian makro seperti IPM menunjukkan kenaikan, para wakil rakyat tetap menyodorkan ratusan rekomendasi kritis.

Wakil Ketua DPRD Wonosobo Mugi Sugeng menilai laporan ini sangat krusial karena menjadi dokumen transisi akhir periode jabatan kepala daerah. Ia menyoroti kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih berada di bawah angka 20 persen terhadap APBD.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengambil langkah berani untuk menggali potensi pendapatan baru. Hal ini harus berjalan tanpa harus memberatkan masyarakat melalui kenaikan tarif pajak yang drastis.

“Kami ingin memastikan bahwa DPRD Wonosobo dorong digitalisasi ini benar-benar mampu meminimalisir kebocoran anggaran di berbagai sektor,” ujar Mugi Sugeng saat memberikan keterangan pers.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Perpanjang Pengamanan di Jalur Wisata Usai Operasi Lilin Candi

Audit Objek Pajak dan Ancaman Tutup BUMD

Selanjutnya, Mugi mengusulkan adanya pemutakhiran data atau review terhadap objek pajak di lapangan. Ia menemukan fakta banyak lahan yang secara administratif masih berstatus sawah, namun aslinya sudah berubah menjadi bangunan komersial.

Sektor pariwisata, khususnya perhotelan dan homestay, juga mendapatkan sorotan tajam dalam rapat paripurna tersebut. Dari lebih 500 unit homestay yang menjamur di Wonosobo, realisasi pajaknya ternyata masih tertahan di bawah angka Rp3 miliar.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontes Sapi APPSI Wonosobo Jadi Ajang Transaksi dan Dongkrak Ekonomi Peternak
Lawan Konten Negatif, Kesbangpol Wonosobo Perkuat Kapasitas Literasi Digital Ormas dan Mahasiswa
Ancaman Peredaran Narkoba Online Mengintai, Kesbangpol Wonosobo Perketat Pengawasan Pelajar
Gandeng Jurnalis, Begini Cara Kesbangpol Wonosobo Tingkatkan Literasi Digital Ormas
Lansia Hilang Dua Hari di Wonosobo, Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah
Imigrasi Wonosobo Buka Layanan Paspor di Expo 2026, Kuota Terbatas
Hari Kartini, Perempuan Sigedang Tanam Ribuan Pohon Jaga Hulu Serayu
Stok BBM Wonosobo Aman Meski Harga Non-Subsidi Mengalami Kenaikan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:09 WIB

Kontes Sapi APPSI Wonosobo Jadi Ajang Transaksi dan Dongkrak Ekonomi Peternak

Sabtu, 25 April 2026 - 17:29 WIB

Dongkrak Pendapatan Daerah, DPRD Wonosobo Dorong Digitalisasi Pajak

Sabtu, 25 April 2026 - 16:49 WIB

Lawan Konten Negatif, Kesbangpol Wonosobo Perkuat Kapasitas Literasi Digital Ormas dan Mahasiswa

Jumat, 24 April 2026 - 22:46 WIB

Ancaman Peredaran Narkoba Online Mengintai, Kesbangpol Wonosobo Perketat Pengawasan Pelajar

Jumat, 24 April 2026 - 22:38 WIB

Gandeng Jurnalis, Begini Cara Kesbangpol Wonosobo Tingkatkan Literasi Digital Ormas

Berita Terbaru