WFH ASN Wonosobo Dikaji, Output Kerja Harian Ditekankan

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemkab Wonosobo mulai menyusun pola kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN). Skema Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) disiapkan dengan penekanan pada hasil kerja harian.

Sekretaris Daerah Wonosobo, One Andang Wardoyo, mengatakan sistem kerja ini tidak boleh disalahartikan. Ia menegaskan, WFH tetap berorientasi pada produktivitas.

“WFH itu bukan libur. Saya tidak ingin WFA kemudian dianggap seperti cuti. Harus tetap kerja dan ada hasilnya,” tegasnya, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, setiap pegawai nantinya wajib menyusun rencana kerja sebelum menjalankan WFH. Rencana itu menjadi dasar penilaian kinerja.

Tak hanya itu, laporan hasil kerja juga harus dikirim secara berkala kepada atasan langsung.

“Setiap pegawai harus mengajukan rencana kerja, lalu saat WFH wajib mengunggah laporan hasil kerja kepada pimpinan. Jadi jelas apa yang dikerjakan dan ada bukti output-nya,” ujarnya.

Kebijakan ini mengacu pada arahan Kementerian Dalam Negeri yang mendorong transformasi budaya kerja berbasis digital di lingkungan pemerintahan.

Namun, Pemkab juga mengantisipasi kendala teknis. Salah satunya soal kapasitas server.

Baca Juga:  Tinjau SPPG Kalikajar Wonosobo, Staf Jongkok Membersihkan Sepatu Menko Pangan

“Kita juga harus memikirkan kesiapan infrastruktur, termasuk server. Kalau semua mengunggah laporan secara serentak, apakah sistem mampu menampung. Ini sedang kami kaji,” imbuhnya.

Pengalaman saat WFH di periode Lebaran lalu menjadi bahan evaluasi. Pemkab ingin sistem yang lebih rapi sebelum diterapkan penuh.

“Nanti setelah sistemnya matang, akan kami laporkan kepada Bapak Bupati untuk ditetapkan. Yang jelas, prinsipnya WFH harus tetap produktif, ada hasil kerja yang bisa diukur setiap hari,” pungkasnya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carica Kian Diminati Wisatawan, UMKM Wonosobo Perluas Jaringan Pemasaran
Perkuat Sinergi, PCNU bersama RMI NU Wonosobo Gelar Sarasehan Pengasuh Pesantren
Musda Golkar Wonosobo Semarang Dinilai Cacat Prosedur dan Tanpa Restu PK Resmi
Kampanyekan Transportasi Umum, DWP Setda Wonosobo Naik Angkot ke Menjer
Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing
AKBP Ricky Pripurna Atmaja Resmi Jabat Kapolres Wonosobo
Buntut Pengeroyokan Konser Dangdut di Garung, Empat Pelaku Jadi Tersangka
Mahasiswa 15 Negara Ikuti Tanam 1.000 Pohon Kopi di Lereng Gunung Kembang

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Carica Kian Diminati Wisatawan, UMKM Wonosobo Perluas Jaringan Pemasaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Perkuat Sinergi, PCNU bersama RMI NU Wonosobo Gelar Sarasehan Pengasuh Pesantren

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Musda Golkar Wonosobo Semarang Dinilai Cacat Prosedur dan Tanpa Restu PK Resmi

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Kampanyekan Transportasi Umum, DWP Setda Wonosobo Naik Angkot ke Menjer

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing

Berita Terbaru

Polisi mendatangi TKP buruh ojek kayu berinisial DS (30) yang tewas setelah jatuh ke tebing di Desa Bener, Kepil, Wonosobo.

Wonosobo

Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing

Senin, 3 Agu 2026 - 07:14 WIB