14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Strategi ‘Gerilya’ Wabup Amir Husein, Jurnalis Jadi Mitra Atasi Kemiskinan di Wonosobo

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein.

i

Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein.

WONOSOBO, DiengPost.com — Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, mengajak insan pers untuk berperan aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerahnya. Dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan jurnalis untuk menjangkau warga miskin yang kerap luput dari pendataan resmi.

“Perjuangan melawan kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan data di atas kertas. Teman-teman jurnalis bisa menjadi mata dan telinga pemerintah untuk menyisir warga yang tercecer dari data,” ujar Amir saat menghadiri puncak peringatan HPN bersama Komunitas Jurnalis Wonosobo (KJW) di Yogyakarta, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  Tinjau Natal 2025, Bupati Afif Jamin Perayaan Berjalan Aman

Ia mengapresiasi kontribusi jurnalis dalam berbagai kegiatan sosial di Wonosobo, termasuk penanaman pohon dan aksi kemanusiaan. Amir berharap sinergi yang telah terjalin dapat diperluas ke lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Fokus pada Warga di Luar Data Desil
Amir menyoroti pentingnya informasi lapangan dari jurnalis untuk menjangkau warga miskin yang tidak tercakup dalam data Desil 1 dan 2.

Baca Juga:  Truk Bermuatan Baja Ringan Terjun ke Jurang di Kertek, Tabrak Mobil dan Tiga Motor

“Sering kali ada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan, tapi tidak masuk dalam data resmi. Di sinilah peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi tersebut,” tegasnya.

Strategi Pengentasan Kemiskinan 2026
Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah menyusun sejumlah langkah strategis untuk menurunkan angka kemiskinan pada 2026. Fokus utama diarahkan pada peningkatan pendidikan, terutama bagi penduduk usia di atas 25 tahun.

“Pendidikan menjadi faktor utama. Kita ingin memastikan warga usia produktif memiliki akses pendidikan yang layak,” jelas Amir.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru