WONOSOBO, DiengPost.com – Wonosobo mengirimkan 951 jemaah haji pada musim haji 1447 H/2026 M. Dari total tersebut, sebanyak 31 persen merupakan jemaah lanjut usia (lansia).
Pelepasan jemaah dilakukan pada Kamis (26/3/2026) di Sasana Adipura Kencana. Pemerintah memastikan seluruh jemaah telah melalui tahapan manasik dan siap diberangkatkan sesuai jadwal yang ditetapkan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Wonosobo, Nawawi, mengatakan jumlah jemaah tahun ini terdiri dari 890 jemaah reguler dan 61 jemaah cadangan. Total keseluruhan mencapai 951 orang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jumlah jemaah haji Kabupaten Wonosobo tahun ini sebanyak 951 orang, terdiri dari 890 jemaah reguler dan 61 jemaah cadangan,” kata Nawawi.
Ia menjelaskan, seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui embarkasi YIA Yogyakarta. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 21, 22, 23, dan 24.
Kloter 21 dijadwalkan masuk asrama pada 15 Mei 2026 dan berangkat pada 16 Mei 2026. Kloter 22 berangkat pada 17 Mei 2026, disusul kloter 23 pada hari yang sama. Sementara kloter 24 dijadwalkan terbang pada 18 Mei 2026.
“Jemaah haji Kabupaten Wonosobo tahun ini diberangkatkan melalui embarkasi YIA Yogyakarta dan tergabung dalam empat kloter,” ujarnya.
Dari sisi demografi, jumlah jemaah laki-laki tercatat sebanyak 473 orang dan perempuan 478 orang. Sementara itu, jemaah lansia mencapai 31 persen dari total keseluruhan.
Selain itu, jemaah termuda berusia 16 tahun, sedangkan yang tertua berusia 92 tahun. Mayoritas jemaah berada pada rentang usia 51 hingga 70 tahun, yang menjadi kelompok usia terbanyak dalam keberangkatan haji tahun ini.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, mengatakan ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan iman dan kesabaran.
“Ibadah haji bukan hanya tentang keberangkatan lahiriah, tetapi juga merupakan perjalanan spiritual yang menjadi anugerah luar biasa yang patut kita syukuri bersama,” kata Afif.
Ia menegaskan, penyelenggaraan haji di Wonosobo terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Pemerintah daerah berupaya memastikan jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
Tahun ini, lanjut dia, penyelenggaraan haji mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Tema tersebut menjadi pendekatan dalam memberikan pelayanan kepada seluruh jemaah.
“Saya berharap jamaah Wonosobo dapat dikenal sebagai jamaah yang saling menjaga, saling membantu, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dalam setiap kesempatan,” ujarnya.
Editor : A.L. Khakim

















