Jalan Lingkar Selatan Kertek Diresmikan, Pemkab Wonosobo Gelontorkan Rp12,5 Miliar

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo meresmikan Jalan Lingkar Selatan Kertek sebagai jalur alternatif menjelang arus mudik Idulfitri 2026. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Senin (16/3/2026).

Jalan ini diproyeksikan menjadi solusi untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Kertek. Terutama saat volume kendaraan meningkat pada musim mudik.

“Alhamdulillah berkat kerja sama masyarakat Kertek, pemerintah kelurahan, camat, jajaran dinas PUPR, dan semua pihak yang mendukung sehingga Jalan Lingkar Selatan Kertek ini bisa terwujud,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Afif menjelaskan, pembangunan jalan tersebut bukan proses instan. Proyek ini telah melalui perjalanan panjang selama bertahun-tahun.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Pemkab Wonosobo Aktifkan Siaga Lintas Sektor

Gagasan pembangunan bahkan disebut sudah muncul sejak sekitar 15 tahun lalu. Inisiatif awal datang dari tokoh masyarakat setempat.

“Kemarin sudah dibangun, ada kendala, ada musibah, dan hari ini sesuai target di tahun 2026 ini bisa kita gunakan untuk Idulfitri 2026,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, mengatakan jalan ini memiliki panjang sekitar 1 kilometer. Lebarnya mencapai 5 meter.

Jalur tersebut menghubungkan wilayah Kenjer hingga Karangluhur. Sekaligus menjadi akses tembus dari ruas Kertek-Selomerto ke jalan nasional Wonosobo-Parakan.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Sosialisasikan Layanan 110 dan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Sobo Wargo

“Jalur ini diperkirakan akan dimanfaatkan oleh pemudik dari arah Selomerto maupun Banjarnegara yang menuju Semarang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan jalan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari proses pembebasan lahan hingga pembangunan fisik.

Pembebasan lahan sudah berlangsung sejak 2011. Sementara konstruksi jalan mulai dikerjakan pada 2018.

“Total anggaran pembangunan jalan ini sekitar Rp12,5 miliar di luar biaya pembebasan lahan,” ujarnya.

Selain badan jalan, pemerintah juga membangun dua jembatan di sepanjang jalur tersebut. Infrastruktur ini diharapkan mendukung kelancaran arus kendaraan saat mudik Lebaran.

Editor : A.L. Khakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru