Tambi Tea Resort Kembangkan Wisata Teh Berbasis Sejarah di Kaki Gunung Sindoro

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisata teh di Wonosobo dengan pendekatan sejarah dan edukasi di Tambi Wonosobo.

i

Wisata teh di Wonosobo dengan pendekatan sejarah dan edukasi di Tambi Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Pengelola Tambi Tea Resort mengembangkan wisata teh di Wonosobo dengan pendekatan sejarah dan edukasi. Kawasan ini memanfaatkan keberadaan kebun dan pabrik teh yang masih aktif hingga sekarang.

Resort ini berada di area tertinggi perkebunan teh Tambi di kaki Gunung Sindoro. Total luas kebun mencapai lebih dari 800 hektare dan tersebar di beberapa wilayah.

“Tambi Tea Resort ini resort yang sangat istimewa karena kita ini memiliki perkebunan teh di sekeliling resort dan ada juga pabrik pengolahan teh di atasnya,” ujar Direktur Maju Bersama Tambi (MBT), Lita Muwardani Sutejo, Jumat (16/1/2026).

Perkebunan teh Tambi membentang di tiga kawasan utama, yakni Tambi atau Kejajar, Bedakah di sekitar Telaga Bedakah, serta Tanjungsari di Kecamatan Sapuran. Area Tambi menjadi lokasi dengan ketinggian tertinggi.

Baca Juga:  Inflasi Tahunan Wonosobo 2,77 Persen, BPS Sebut Masih Terkendali

Dengan produktivitas sekitar 2 ton per hektare per tahun, total produksi teh Tambi mencapai ribuan ton setiap tahunnya.

“Ketika masuk ke pabrik akan dijelaskan tentang pengolahan teh mulai dari daun itu datang sampai menjadi produk akhir,” kata Lita.

Aktivitas wisata yang ditawarkan tidak hanya tour kebun dan pabrik. Tambi juga mengembangkan Museum Teh yang berfokus pada sejarah dan budaya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru