14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Pemkab Wonosobo Salurkan Bantuan untuk Pemulung, Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Baznas Kabupaten Wonosobo menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan kesehatan kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonorejo, Rabu (7/1/2026).

i

Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Baznas Kabupaten Wonosobo menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan kesehatan kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonorejo, Rabu (7/1/2026).

WONOSOBO, DiengPost.com — Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Baznas Kabupaten Wonosobo menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan kesehatan kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonorejo, Rabu (7/1/2026). Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi pemulung dalam pengelolaan sampah daerah.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag., menyampaikan bahwa para pemulung memiliki peran penting dalam proses pemilahan sampah.

“Teman-teman pemulung berperan langsung dalam proses pemilahan. Ini sangat membantu upaya kita mengurai permasalahan sampah,” ujarnya.

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polres Wonosobo Perkuat Pengamanan di Jalur Rawan

Ia menambahkan bahwa Pemkab akan terus memperhatikan aspek kesejahteraan dan keselamatan kerja pemulung, termasuk penyediaan sarung tangan dan sepatu boot sesuai kemampuan anggaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan arah kebijakan pengelolaan sampah Wonosobo yang menekankan penguatan dari hulu. Salah satunya melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di tingkat kecamatan dan desa.

Baca Juga:  SBY Lukis Keindahan Dieng, Demokrat Wonosobo Harap Wisata Makin Terangkat

“Di TPA Wonorejo sendiri, fasilitas 3R memiliki kapasitas sekitar 5 ton. Harapannya, yang masuk ke TPA hanya residu,” jelasnya.

Kepala DLH Wonosobo, Endang Lisdiyaningsih, S.Hut., M.M., menyebut bahwa volume sampah harian pada 2025 menurun 10–15 ton dibandingkan tahun sebelumnya. Fokus tahun 2026 adalah pengurangan dari sumber, optimalisasi TPS 3R, dan peningkatan kesadaran publik bahwa pengelolaan sampah memerlukan biaya operasional.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Prokopim Wonosobo

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan
Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:53 WIB

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berita Terbaru