Nyaris Jadi Korban TPPO, Perempuan Asal Wonosobo Diselamatkan Polisi di Dumai

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat sudah berada di Polsek Sapuran Wonosobo untuk diserahkan ke pihak keluarga.

i

Korban saat sudah berada di Polsek Sapuran Wonosobo untuk diserahkan ke pihak keluarga.

WONOSOBO – Seorang perempuan sebut saja mawar, asal Kecamatan Sapuran, Wonosobo, nyaris menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ia hendak diberangkatkan ke Kamboja lewat jalur ilegal sebelum akhirnya berhasil diselamatkan polisi.

Kapolsek Sapuran AKP Suryanto, menyebut kasus ini terungkap dari kecurigaan keluarga. Pada Jumat, 12 Desember 2025, sekitar pukul 10.15 WIB, keluarga melapor ke Polsek Sapuran. Mereka khawatir setelah korban mengabarkan sudah berada di Dumai dan akan bekerja ke Kamboja tanpa prosedur resmi.

Baca Juga:  Bawa 31 Penumpang, Bus Rombongan Terguling di Jalur Kepil - Kaliangkrik

“Menindaklanjuti aduan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sapuran segera melakukan koordinasi dengan Polda Riau, Direktorat PPA/PPO Polda Riau, Kantor Imigrasi, serta Satpol Airud Polres Dumai,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan TPPO itu diketahui terjadi di Dumai, Riau. Masih di hari yang sama, sekitar pukul 11.40 WIB, Satpol Airud Polres Dumai mengamankan korban bersama empat orang lainnya. Mereka kemudian dibawa ke Kantor Satpol Airud untuk pemeriksaan.

Baca Juga:  Rem Blong, Truk Bermuatan Baja Tabrak Sejumlah Kendaraan di Kertek Wonosobo : Dua Tewas, Empat Luka

Setelah pemeriksaan dinyatakan cukup, korban diserahkan ke BP2MI Dumai pada Sabtu, 13 Desember 2025. Pemulangan dilakukan melalui penerbangan langsung menuju Yogyakarta pada Senin pagi.

Di Bandara Internasional Yogyakarta, korban dijemput Kanit Reskrim Polsek Sapuran BRIPKA Azzimar Shidqy. Korban lalu dibawa ke Mapolsek Sapuran sebelum akhirnya dipulangkan ke keluarga. Proses penyerahan disaksikan perwakilan Disnakertrans Wonosobo.

Kepala Disnakertrans Wonosobo, Fany Mukorobin, menyebut kasus ini menjadi alarm bagi masyarakat.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah Sesuai AD/ART, Musda XI Golkar Wonosobo Kukuhkan Imam Teguh Jadi Ketua
Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:55 WIB

Sah Sesuai AD/ART, Musda XI Golkar Wonosobo Kukuhkan Imam Teguh Jadi Ketua

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Berita Terbaru