12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Gerakan ‘Bangga Berwisata’ Diangkat Jadi Strategi Utama Pariwisata Wonosobo

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pemasaran Disparbud Wonosobo, Fatonah Ismangil.

i

Kabid Pemasaran Disparbud Wonosobo, Fatonah Ismangil.

WONOSOBO – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo mulai menggerakkan strategi baru untuk memperkuat ekosistem pariwisata daerah. Gerakan Bangga Berwisata di Wonosobo menjadi pintu masuknya. Program ini resmi dikenalkan saat HUT ke-54 Korpri di Alun-Alun Wonosobo pada 1 Desember 2025.

Setelah peluncuran, Disparbud langsung menyiapkan pola kolaborasi lintas sektor. Fokusnya bukan hanya promosi destinasi, melainkan membangun basis wisata dari sektor pendidikan, energi, dan geopark.

Kabid Pemasaran Disparbud Wonosobo, Fatonah Ismangil, menegaskan bahwa gerakan ini punya misi lebih luas dibanding sekadar kampanye wisata.

Baca Juga:  Perlindungan Pekerja Migran Diperkuat di Wonosobo Melalui Perda Nomor 6 Tahun 2024

“Bangga Berwisata di Wonosobo bukan sekadar ajakan piknik atau jalan-jalan. Ini gerakan luas yang mengintegrasikan berbagai aspek pembangunan agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari sektor pariwisata,” tegasnya dalam rakor Komunitas Jurnalis Wonosobo dan Pemkab di Telaga Menjer, Kamis (4/12/2025).

Gerakan ini bergerak dengan pola pentahelix. Akademisi, pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan media digabung dalam satu alur kerja. Bidang pendidikan menjadi ujung tombak karena dianggap mampu menanamkan pemahaman pariwisata sejak dini.

Baca Juga:  1.917 Honorer Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu, Pemkab Wonosobo Dorong Layanan Publik Lebih Kuat

Melalui PGRI, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta Korwil Pendidikan Provinsi, sekolah-sekolah mulai didorong aktif terlibat dalam pengembangan wisata daerah. Perguruan tinggi ikut didekatkan untuk keperluan riset dan penyelarasan program.

“Sekolah-sekolah di Wonosobo kami ajak berkolaborasi. Termasuk memasukkan muatan pariwisata ke dalam materi mata pelajaran yang diajarkan. Ini bagian dari membangun ekosistem pariwisata dari hulu,” kata Fatonah.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru