WONOSOBO – Kabupaten Wonosobo masuk periode cuaca ekstrem selama 4–10 Desember 2025. BMKG memperingatkan potensi hujan intens dan angin kencang dalam sepekan ke depan. Menyikapi kondisi tersebut, BPBD meningkatkan kesiapsiagaan dan memantau titik-titik rawan sejak pagi.
Koordinator TRC BPBD Wonosobo, Sabarno, menyebut wilayah Wonosobo berada dalam fase cuaca yang perlu diwaspadai.
“Kalau dari BMKG dari tanggal 4-10 Desember, seminggu kedepan cuaca Wonosobo masuk cuaca ekstrem,” ungkapnya, Kamis (4/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BPBD meminta warga tetap siaga, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, dan kawasan dengan potensi angin kencang. Koordinasi dengan pemerintah desa, relawan, dan perangkat wilayah terus diperketat agar respons dapat dilakukan cepat.
Cuaca ekstrem mulai terasa dampaknya pada Kamis (4/12/2025) memicu empat kejadian berbeda di sejumlah kecamatan.
Di Jawar, luapan Sungai Wangan Aji menggenangi jalan Wonosobo-Dieng. Kantor Kecamatan dan Puskesmas Mojotengah juga sempat tergenang setelah hujan deras berlangsung tanpa jeda.
Sabarno menyampaikan bahwa proses penanganan dilakukan secepat mungkin di semua titik.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















