Warga belum berani menggunakan perangkat elektronik berat seperti kulkas atau penanak nasi karena tegangan yang belum stabil. Hal ini disebabkan sistem pembangkit belum dilengkapi dengan transformator atau trafo.
“Sama listrik pada umumnya enggak ada bedanya, cuma ini nyalanya enggak 24 jam, tapi cuma dari jam 4 sore sampai jam 7 pagi untuk penerangan malam,” jelasnya.
Keberadaan PLTMH ini ternyata berdampak positif pada kelestarian lingkungan sekitar. Warga sepakat menjaga hutan lindung agar sumber mata air Bogowonto tidak kering dan kincir tetap berputar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terdapat aturan adat yang melarang penebang pohon di area tangkapan air guna menjaga debit air. Kesadaran ekologi ini tumbuh secara alami demi keberlangsungan energi yang mereka nikmati.
“Di sini warga antusias menjaga hutan lindung untuk menghasilkan air ini. Air itu dasarnya dari hutan, dirawat bersama-sama,” tutup Tri.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











