Klaim Punya Dasar Kuat, Panitia Sebut Instruksi Musda Golkar Wonosobo Datang dari DPD I

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua OC Panitia Musda Golkar Wonosobo, Khakmim.

i

Ketua OC Panitia Musda Golkar Wonosobo, Khakmim.

WONOSOBO, DiengPost.com – Panitia penyelenggara menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Wonosobo pada hari Minggu kemarin bersifat sah. Pasalnya, kegiatan tersebut merujuk langsung pada Instruksi Musda Golkar Wonosobo yang diterbitkan oleh DPD I Partai Golkar Jawa Tengah.

Ketua OC Panitia, Khakmim, mengungkapkan bahwa DPD I mengeluarkan surat perintah bernomor B 45 pada tanggal 28 April 2026 lalu. Hasilnya, surat tersebut memerintahkan pengurus daerah agar segera menggelar musyawarah paling lambat pada tanggal sepuluh Mei.

Khakmim menjelaskan bahwa panitia penyelenggara awalnya terbentuk melalui rapat resmi yang dipimpin oleh Plt Ketua DPD II, Imam Teguh Purnomo. Namun demikian, sebuah kejanggalan terjadi tepat tiga hari sebelum acara puncak berlangsung di Gedung Golkar tersebut.

“Plt Ketua serta Ketua Penyelenggara mendadak hilang kontak tanpa memberikan keterangan jelas kepada kami,” tutur Khakmim pada hari Selasa. Selain itu, dua tenaga kesekretariatan kantor juga tidak masuk kerja dan sulit untuk dihubungi oleh anggota panitia lainnya.

Persiapan Matang dan Tanggung Jawab Organisasi

Lebih lanjut, Khakmim menyayangkan sikap para pimpinan yang seolah lepas tangan di saat persiapan teknis sudah mencapai tahap akhir. Oleh karena itu, panitia yang tersisa memutuskan untuk tetap menjalankan Instruksi Musda Golkar Wonosobo demi menjaga kelancaran agenda partai.

Baca Juga:  Geger Penemuan Bayi di Batursari Wonosobo, Ditemukan dalam Tas Belanja

Ternyata, hingga hari pelaksanaan, tidak ada perintah khusus dari tingkat provinsi maupun pusat untuk membatalkan atau menunda jadwal musyawarah. Di samping itu, panitia memandang bahwa pengabaian terhadap instruksi resmi justru merupakan bentuk pelanggaran etika organisasi yang berat.

Sementara itu, Khakmim menegaskan bahwa pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas suksesnya acara adalah Plt Ketua yang telah ditunjuk oleh DPD I. Beliau menilai bahwa klaim ilegal yang muncul saat ini sangat tidak berdasar jika melihat kronologi pembentukan panitia awal.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung
Ratusan Peserta Ikuti Prosesi Tapa Bisu Hari Jadi Wonosobo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:08 WIB

M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan

Berita Terbaru