WONOSOBO, DiengPost.com — Akses utama menuju kawasan wisata Dieng sempat lumpuh total akibat tanah longsor yang menutup ruas jalan Wonosobo–Dieng di Dusun Kalilembu, Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Jumat (23/1/2026) sore.
Longsor terjadi sekitar pukul 16.40 WIB, dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Dieng sejak pagi. Tebing setinggi 7 meter dan lebar 20 meter ambrol, menutup seluruh badan jalan dan menyebabkan kemacetan hingga 1 kilometer dari dua arah.
“Hujan yang berlangsung sejak pagi membuat kondisi tanah labil dan memicu longsor,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski sempat menghambat aktivitas pengguna jalan dan wisatawan, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Antrean kendaraan sempat mengular dengan waktu tunggu mencapai 30 menit.
Penanganan dilakukan dengan mengerahkan alat berat dari Bina Marga Jawa Tengah untuk membersihkan material longsor.
Setelah itu, BPBD Wonosobo melakukan penyemprotan akhir menggunakan mobil tangki air. Sekitar pukul 20.15 WIB, jalur kembali dapat dilalui secara normal.
BPBD mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi kawasan rawan longsor di musim hujan dan malam hari, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi, ditambah kondisi penerangan jalan yang terbatas.

















