“Akses air minum yang dibangun saat ini mengacu pada standar yang setara dengan PDAM,” katanya.
Secara data, akses air minum aman di Wonosobo baru mencapai sekitar 51 persen. Sekitar 30 persen di antaranya dilayani oleh PDAM, terutama di wilayah perkotaan.
Sisanya dikelola melalui sistem berbasis masyarakat di desa-desa. Pengelolaan berbasis masyarakat dinilai masih menjadi tantangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tantangan terbesar justru berada pada pengelolaan air minum berbasis masyarakat,” ucap Nurudin.
Sementara itu, akses sanitasi aman di Wonosobo masih berada di kisaran 36 persen. Kepemilikan septic tank belum tentu memenuhi standar sanitasi aman.
“Banyak septic tank lama yang tidak kedap, sehingga berpotensi mencemari tanah,” kata Nurudin.
Sanitasi aman, kata Nurudin, tidak hanya diukur dari kepemilikan septic tank. Septic tank harus kedap, memiliki pengolahan biologis, serta lumpur tinjanya disedot secara berkala untuk diolah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















