Panen Ubi Madu Wonosobo Capai 12 Ton per Hektare, Tembus Ekspor Singapura

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen bersama demplot Ubi Madu P4S Agri Damarjati dan KTNA Wonosobo di Kenteng, Kejiwan, Selasa (9/12/2025).

i

Panen bersama demplot Ubi Madu P4S Agri Damarjati dan KTNA Wonosobo di Kenteng, Kejiwan, Selasa (9/12/2025).

WONOSOBO – Panen bersama demplot Ubi Madu P4S Agri Damarjati dan KTNA Wonosobo di Kenteng, Kejiwan, Selasa (9/12/2025), mencatat hasil panen yang berada pada kisaran 12-13 ton per hektare. Hasil tersebut didapat dari dua lokasi panen yang dilakukan pada hari yang sama.

Wakil Ketua KTNA Wonosobo, Untungno, mengatakan panen dilakukan di lahan Kenteng dan Besani, Leksono dengan total luas hampir dua hektare dan produktivitas yang serupa.

“Hari ini saya panen dobel: di sini dan di Besani Leksono. Kalau di sana 1,5 hektare, di sini 0,4 lebih sedikit. Jadi sekitar 2 hektare. Hasilnya kisaran per hektare 12-13 ton,” ujar Untungno.

Saat ini ada 21 petani yang membudidayakan Ubi Madu dengan total lahan sekitar 9 hektare. Untungno mengungkapkan bahwa ia sendiri mengelola lahan lebih luas, termasuk lahan tambahan yang ditawarkan kepadanya.

“Kalau saya sendiri membudidayakan sekitar 15 hektare. Tadi saya sampaikan ditambah ditawari lahan Kodim yang nganggur itu, terus saya olah. Totalnya 4,5 hektare,” katanya.

Baca Juga:  BNPB Tanam 100 Ribu Bibit, Tekankan Penguatan Mitigasi Bencana Nasional

Untungno menyebut, grade hasil panen menentukan harga jual, grade A Rp6.000, grade B Rp4.000, dan grade bawah Rp2.000. Pembagian grade juga berhubungan langsung dengan tujuan pemasaran, termasuk jalur ekspor.

Menurut Untungno, distribusi Ubi Madu dibagi menjadi empat jalur utama sesuai kualitas umbi, mulai dari ekspor hingga industri olahan.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan
Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap
Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng
PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir
Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden
Hemat Energi! Belasan Keluarga di Wonosobo Gunakan Sumber Energi Mandiri Sejak 1955
Hidupkan Sektor Wisata, Wisata Bukit Sembrani Watumalang Siap Jadi Magnet Baru
Bantah Isu Ilegal, Kuasa Hukum Sebut Legalitas Musda Golkar Wonosobo Manifestasi Instruksi Partai

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:07 WIB

Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap

Senin, 18 Mei 2026 - 15:59 WIB

Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:39 WIB

PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:57 WIB

Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden

Berita Terbaru