13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Panen Ubi Madu Wonosobo Capai 12 Ton per Hektare, Tembus Ekspor Singapura

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen bersama demplot Ubi Madu P4S Agri Damarjati dan KTNA Wonosobo di Kenteng, Kejiwan, Selasa (9/12/2025).

i

Panen bersama demplot Ubi Madu P4S Agri Damarjati dan KTNA Wonosobo di Kenteng, Kejiwan, Selasa (9/12/2025).

WONOSOBO – Panen bersama demplot Ubi Madu P4S Agri Damarjati dan KTNA Wonosobo di Kenteng, Kejiwan, Selasa (9/12/2025), mencatat hasil panen yang berada pada kisaran 12-13 ton per hektare. Hasil tersebut didapat dari dua lokasi panen yang dilakukan pada hari yang sama.

Wakil Ketua KTNA Wonosobo, Untungno, mengatakan panen dilakukan di lahan Kenteng dan Besani, Leksono dengan total luas hampir dua hektare dan produktivitas yang serupa.

Baca Juga:  Truk Tronton Rem Blong Hantam Bangunan di Kertek, Lima Orang Luka-luka

“Hari ini saya panen dobel: di sini dan di Besani Leksono. Kalau di sana 1,5 hektare, di sini 0,4 lebih sedikit. Jadi sekitar 2 hektare. Hasilnya kisaran per hektare 12-13 ton,” ujar Untungno.

Saat ini ada 21 petani yang membudidayakan Ubi Madu dengan total lahan sekitar 9 hektare. Untungno mengungkapkan bahwa ia sendiri mengelola lahan lebih luas, termasuk lahan tambahan yang ditawarkan kepadanya.

“Kalau saya sendiri membudidayakan sekitar 15 hektare. Tadi saya sampaikan ditambah ditawari lahan Kodim yang nganggur itu, terus saya olah. Totalnya 4,5 hektare,” katanya.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun, Bupati Wonosobo Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan Publik

Untungno menyebut, grade hasil panen menentukan harga jual, grade A Rp6.000, grade B Rp4.000, dan grade bawah Rp2.000. Pembagian grade juga berhubungan langsung dengan tujuan pemasaran, termasuk jalur ekspor.

Menurut Untungno, distribusi Ubi Madu dibagi menjadi empat jalur utama sesuai kualitas umbi, mulai dari ekspor hingga industri olahan.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru