WONOSOBO, DiengPost.com – Ratusan massa menggelar aksi longmarch di Alun-alun Wonosobo pada Rabu kemarin. Mereka menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis.
Peserta aksi berjalan tertib mulai dari Jalan Merdeka menuju kawasan Taman Plaza. Rombongan tersebut kemudian berputar dan berhenti di depan gerbang Pendopo Kabupaten Wonosobo.
Massa membawa spanduk yang mendesak agar program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan oleh pemerintah. Selain itu, mereka menuntut perbaikan tata kelola agar pelaksanaannya berjalan maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, pemandangan unik terlihat karena sebagian besar peserta tampak menutupi wajah menggunakan masker. Berdasarkan informasi di lapangan, penggunaan masker tersebut ditengarai demi menyembunyikan identitas diri.
Salah seorang pekerja dapur umum dari Kecamatan Wadaslintang membeberkan sebuah pengakuan mengejutkan. Dirinya mengaku terpaksa ikut turun ke jalan karena mendapat tekanan dari pihak pengelola.
Menurut pengakuannya, terdapat ancaman pemutusan hubungan kerja bagi buruh yang menolak ikut berdemonstrasi. Kondisi ini membuat para pekerja merasa serbasalah karena sangat membutuhkan pekerjaan tersebut.
Klarifikasi Koordinator Lapangan dan Evaluasi Tata Kelola Pemkab
Di sisi lain, koordinator lapangan aksi Hendrawan langsung menepis isu miring mengenai mobilisasi paksa tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran massa didasari oleh kesamaan kepentingan demi mempertahankan program.
Penulis : Anang Bayu
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











