WONOSOBO – Jumlah penumpang bus di Terminal Wonosobo mengalami penurunan tajam pada Oktober 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonosobo mencatat, penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang datang hanya mencapai 8.215 orang, turun 11,68 persen dibandingkan September 2025 dan merosot 68,88 persen dibandingkan Oktober 2024.
Sementara itu, jumlah penumpang AKAP yang berangkat tercatat sebanyak 14.104 orang. Angka ini turun 14,75 persen secara bulanan dan 51,21 persen secara tahunan.
Penurunan serupa juga terjadi pada angkutan bus antar kota dalam provinsi (AKDP). Jumlah penumpang AKDP yang datang pada Oktober 2025 tercatat sebanyak 4.101 orang, turun 7,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan 36,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun penumpang AKDP yang berangkat sebanyak 4.490 orang, turun 14,39 persen secara bulanan dan 54,65 persen secara tahunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala BPS Kabupaten Wonosobo, Mustakim, mengatakan penurunan jumlah penumpang terjadi baik pada bus AKAP maupun AKDP, untuk penumpang datang maupun berangkat.
“Penurunan jumlah penumpang ini menunjukkan mobilitas masyarakat masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Mustakim, Senin (15/12/2025).
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang datang ke Wonosobo melalui bus AKAP dan AKDP pada Oktober 2025 tercatat sebanyak 12.316 orang. Sementara penumpang yang berangkat mencapai 18.594 orang. Angka tersebut turun masing-masing 10,18 persen dan 14,67 persen dibandingkan September 2025, serta turun lebih dari 50 persen dibandingkan Oktober 2024.
Menurut Mustakim, data ini menunjukkan volume penumpang transportasi darat di Wonosobo belum kembali ke kondisi seperti tahun sebelumnya.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















