Kodim 0707 dan JATUBU Genjot Reboisasi di Kawasan Rawan Longsor Wonosobo

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kodim 0707/Wonosobo bersama Jagat Tunas Bumi (JATUBU) menanam puluhan ribu bibit pohon konservasi dan produktif di Desa Burat, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Kamis (4/12/2025).

i

Kodim 0707/Wonosobo bersama Jagat Tunas Bumi (JATUBU) menanam puluhan ribu bibit pohon konservasi dan produktif di Desa Burat, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Kamis (4/12/2025).

WONOSOBO – Program reboisasi di kawasan rawan longsor Wonosobo kembali dipercepat. Kodim 0707/Wonosobo bersama Jagat Tunas Bumi (JATUBU) menanam puluhan ribu bibit pohon konservasi dan produktif di Desa Burat, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Kamis (4/12/2025).

Jenis tanaman yang dipilih meliputi kopi, alpukat, nangka, dan beringin yang dinilai mampu mengikat tanah sekaligus memberi manfaat ekonomi.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menilai perubahan tata guna lahan menjadi faktor utama melemahnya daya dukung ekologis Wonosobo.

“Wonosobo adalah daerah berbukit-bukit dengan banyak lahan yang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Seharusnya ditanami tanaman keras, tetapi sebagian bergeser menjadi tanaman ekonomis yang justru melemahkan daya ikat tanah,” jelas Yoyok.

Ia menyebut reboisasi menjadi cara paling realistis untuk mengembalikan kekuatan tanah dan mengurangi risiko bencana. Risiko bencana disebut makin besar karena banyak lahan kritis kehilangan fungsi hidrologis.

Baca Juga:  Sindikat Penipu Emas Palsu Lintas Provinsi Dibekuk di Wonosobo, Enam Orang Ditangkap

“Bencana alam memang tidak bisa diprediksi, tetapi bisa dimitigasi. Apa yang terjadi di Aceh, Sumatra, dan Banjarnegara adalah pengingat,” tegas Yoyok.

Ia juga menilai penanaman pohon produktif bisa menjadi penopang ekonomi warga, sehingga menjaga alam dan meningkatkan pendapatan dapat berjalan beriringan.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lansia Hilang Dua Hari di Wonosobo, Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah
Imigrasi Wonosobo Buka Layanan Paspor di Expo 2026, Kuota Terbatas
Hari Kartini, Perempuan Sigedang Tanam Ribuan Pohon Jaga Hulu Serayu
Stok BBM Wonosobo Aman Meski Harga Non-Subsidi Mengalami Kenaikan
Muscab PKB Wonosobo Tekankan Regenerasi, Kader Muda Disiapkan Isi Struktur Partai
Kebakaran di Sapuran Wonosobo, Delapan Rumah Terdampak Amukan Si Jago Merah
Lupa Matikan Tungku, Dua Rumah Warga di Gosono Kertek Ludes Dilalap Si Jago Merah
Pabrik Kayu di Depok Kalibawang Terbakar, Damkar Wonosobo Kerahkan 2 Unit Pemadam

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:38 WIB

Lansia Hilang Dua Hari di Wonosobo, Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah

Rabu, 22 April 2026 - 21:34 WIB

Imigrasi Wonosobo Buka Layanan Paspor di Expo 2026, Kuota Terbatas

Rabu, 22 April 2026 - 16:17 WIB

Hari Kartini, Perempuan Sigedang Tanam Ribuan Pohon Jaga Hulu Serayu

Selasa, 21 April 2026 - 07:49 WIB

Stok BBM Wonosobo Aman Meski Harga Non-Subsidi Mengalami Kenaikan

Senin, 20 April 2026 - 13:45 WIB

Muscab PKB Wonosobo Tekankan Regenerasi, Kader Muda Disiapkan Isi Struktur Partai

Berita Terbaru