WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo menegaskan kembali komitmen percepatan penanggulangan HIV dan AIDS setelah data tahun 2025 menunjukkan total 915 kasus HIV, dengan 664 orang masih hidup. Angka tersebut baru mencapai 72,57 persen dari target nasional 95 persen untuk orang dengan HIV yang mengetahui statusnya.
Sorotan data tersebut mengemuka dalam Seminar Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2025 yang digelar di Pendopo Bupati, Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini dihadiri lebih dari 250 peserta lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, organisasi keagamaan, fasilitas kesehatan, guru BK SMP/MTs, hingga LSM penjangkau dan pendamping.
Mengusung tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”, momentum ini dipakai sebagai konsolidasi besar memperkuat peran kolaboratif menuju target Ending AIDS 2030 di Wonosobo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menegaskan bahwa upaya penanganan HIV tidak bisa berjalan tanpa dukungan bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Peringatan Hari AIDS Sedunia adalah momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita. HIV dan AIDS masih menjadi tantangan yang berdampak langsung pada kualitas SDM dan menimbulkan persoalan sosial ekonomi. Kita harus memperkuat layanan, memperluas jangkauan, dan memastikan tidak ada satu pun masyarakat yang tertinggal,” ujarnya.
Afif juga mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat, termasuk PT Geo Dipa Energi, yang dinilainya telah memberikan dukungan konkret terhadap penyelenggaraan seminar edukatif tersebut.
Ia menekankan bahwa perjalanan menuju Ending AIDS tidak mudah dan membutuhkan fokus pada target Tiga Nol.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















