WONOSOBO, DiengPost.com – Warga di pelosok Kabupaten Wonosobo kini tak perlu lagi memutar hingga 30 kilometer. Jembatan Stanmelo yang sempat rusak parah kini kembali berdiri kokoh dengan nama baru, Jembatan Garuda.
Jembatan ini menjadi urat nadi penghubung Desa Kaliguwo Kecamatan Kaliwiro dan Desa Kalidadap Kecamatan Wadaslintang. Pembangunannya dilakukan oleh Kodim 0707 Wonosobo atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah dengan adanya pembangunan jembatan ini, renovasi, alhamdulillah masyarakat sangat-sangat sekali terbantu, antusias sekali, senang sekali, terima kasih Pak Prabowo,” ujar Kepala Desa Kaliguwo, Paijo, Senin (4/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi mencekam sempat terjadi pada akhir November 2024. Banjir bandang Sungai Luk Ulo menghantam struktur Jembatan Stanmelo hingga mengalami kerusakan serius.
Warga Sempat Lakukan Perbaikan Seadanya
Warga sempat melakukan perbaikan seadanya agar tetap bisa melintas. Namun, arus sungai yang terus bergeser membuat badan jembatan semakin rapuh dan berbahaya.
“Ini nanti masyarakat dusun setana itu besok hari Jumat mau syukuran, mau makan-makan di lokasi ini, sangking bungahnya, jadi membantu sekali masalah perekonomian, anak sekolah ini sangat membantu sekali,” ujarnya.
Demi keselamatan, akses jembatan sepanjang 75 meter itu akhirnya ditutup total. Kondisi ini memaksa warga harus memutar jauh hanya untuk menuju desa tetangga.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















