Anggaran DPUPR Tahun 2025 Dipangkas 66 Persen, 69 Ruas Jalan di Wonosobo Tetap Digarap

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo.

i

Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Di tengah ketatnya ikat pinggang anggaran daerah, alat berat tetap bekerja, aspal tetap digelar, dan jembatan masih dibangun. Pemangkasan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo hingga 66 persen pada Tahun Anggaran 2025 tak sepenuhnya menghentikan denyut pembangunan infrastruktur dasar.

Kepala DPUPR Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, menyebut keterbatasan anggaran justru memaksa pemerintah lebih selektif dalam menentukan prioritas.

“Ruas prioritas itu jalan yang lalu lintas hariannya paling tinggi. Kita prioritaskan dari yang paling tinggi. Lalu lintas harian paling tinggi artinya yang paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Nurudin, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan postingan @wonosobohebat, Senin (2/2/2026) di tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengalokasikan Rp 91,9 miliar untuk penguatan infrastruktur dasar. Dana itu difokuskan untuk menjaga akses wilayah, mobilitas warga, serta pelayanan publik yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

Di sektor jalan, DPUPR tetap melaksanakan rekonstruksi 69 ruas jalan, pelebaran satu ruas jalan, serta rehabilitasi 14 ruas jalan. Ruas-ruas tersebut tersebar di berbagai kecamatan dan menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Baca Juga:  Komisi E DPRD Jateng Apresiasi Inovasi Desa Talunombo, Siap Didorong Jadi Contoh bagi Desa Lain

Tak hanya jalan, perhatian juga diarahkan pada jembatan, urat nadi penghubung antarwilayah. Tahun 2025, DPUPR melakukan penggantian tujuh jembatan serta membangun satu jembatan baru, terutama di wilayah yang selama ini sangat bergantung pada akses tersebut.

Di luar infrastruktur transportasi, pemerintah juga menjaga layanan dasar. Sarana air minum dibangun di empat lokasi dengan total 220 sambungan rumah, sementara program sanitasi menyasar empat lokasi dengan 145 sambungan rumah.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan
Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap
Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng
PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir
Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden
Hemat Energi! Belasan Keluarga di Wonosobo Gunakan Sumber Energi Mandiri Sejak 1955
Hidupkan Sektor Wisata, Wisata Bukit Sembrani Watumalang Siap Jadi Magnet Baru
Bantah Isu Ilegal, Kuasa Hukum Sebut Legalitas Musda Golkar Wonosobo Manifestasi Instruksi Partai

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:07 WIB

Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap

Senin, 18 Mei 2026 - 15:59 WIB

Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:39 WIB

PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:57 WIB

Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden

Berita Terbaru