WONOSOBO – Proses evakuasi truk tronton yang mengalami rem blong dan menghantam bangunan di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, berlangsung lebih dari enam jam dan terkendala cuaca hujan serta keterbatasan alat berat, Sabtu (27/12/2025).
Evakuasi dilakukan menggunakan mobil derek dengan bantuan satu unit truk tronton lain yang melintas di lokasi kejadian. Truk tambahan tersebut digunakan untuk menahan posisi mobil derek agar tidak bergeser saat proses penarikan kendaraan berlangsung.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan mengatakan, kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 WIB akibat rem truk yang tidak berfungsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Petugas langsung melakukan penanganan di lokasi, termasuk evakuasi kendaraan dan pengaturan arus lalu lintas,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan diengpost.com di lapangan, proses evakuasi berlangsung cukup lama karena hujan yang turun sejak pagi membuat kondisi jalan licin. Selain itu, keterbatasan alat berat di lokasi juga menjadi kendala dalam menggeser badan truk yang bermuatan berat.
Muatan keramik yang diangkut truk berserakan di badan jalan dan area sekitar bangunan yang tertabrak. Petugas kepolisian bersama tim terkait berjibaku membersihkan pecahan keramik untuk memperlancar proses evakuasi.
Selama evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di jalur utama Kertek sempat tersendat. Polisi melakukan pengaturan lalu lintas secara bergantian guna mencegah kemacetan lebih panjang.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















