WONOSOBO – Anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo untuk 2026 dipastikan turun signifikan. Pemangkasan hingga 30 persen itu membuat pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tidak dapat dilakukan secara menyeluruh seperti tahun sebelumnya.
Kepala DPUPR Wonosobo, Nurudin Ardianto, mengatakan pihaknya harus menyesuaikan program dengan kondisi anggaran daerah yang semakin ketat.
“2026 anggarannya memang lebih rendah daripada tahun ini. Ya kisarannya di angka Rp70 miliar. Tidak sampai Rp100 miliar. Turunnya 30 persen,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penurunan anggaran ini membuat DPUPR perlu menyusun ulang skala prioritas pembangunan infrastruktur. Fokus diarahkan pada jalan-jalan dengan tingkat mobilitas masyarakat tertinggi.
Nurudin menjelaskan bahwa penurunan ini bukan hanya dibandingkan dengan 2025, tetapi juga jika melihat tren beberapa tahun ke belakang.
“Dengan tahun 2025, dibandingkan 2024 dan 2023, ya ini tersisa 40 persen saja,” katanya.
DPUPR bersama Bappeda telah menetapkan daftar ruas prioritas per kecamatan untuk memastikan manfaat anggaran yang terbatas tetap maksimal. Jalan dengan volume lalu lintas harian tertinggi menjadi sasaran utama agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















